PAREPARE, KOMPAS.com -- Momen arus mudik H-6 di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare ternyata tidak disia-siakan oleh pedagang boneka yang berjualan di pelabuhan tersebut. Boneka-boneka yang mereka jual laku keras.
Salah satunya, Ida. Dia mengaku boneka-boneka hewan selama musim mudik lebaran laku terjual hingga lima puluh buah. Padahal di hari-hari biasa, bonekanya hanya laku lima hingga sepuluh buah saja.
Umumnya para pemudik membeli boneka untuk oleh-oleh bagi kelaurga di kampung. Ida menjual boneka mulai harga Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.
"Harganya bervariasi, kalua boneka yang lebih kecil saya jual Rp 20 ribu. Kalau yang besar seharga Rp 100 ribu," kata Ida, Senin (13/8/2012).
Pedagang boneka lainnya, Sakia mengakui lonjakan penumpang di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare membawa hikmah bagi dirinya. Jualan bonekanya laris manis.
"Kini, saya per hari mendapatkan omzet penjualan hingga Rp 1.5 juta. Dulunya, sebelum arus mudik, omzet hanya Rp 200 ribu," katanya.
Salah satu penumpang yang membeli boneka adalah Pasa. Warga Tarakan, Kalimantan Timur yang bekerja sebagai pekerja kelapa sawit mengatakan, boneka yang dibelinya untuk hadiah bagi anaknya di Kampunm Tanru, Tedong. "Di Tarakan, harga boneka lumayan mahal. Makanya boneka pesanan anak saya, saya belikan di Parepare saja," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang